qflee

Posts Tagged ‘Soppeng’

FOSPIRA Soppeng Jualan Caleg

In Caleg on 7 Maret 2009 at 3:57 am

Guna lebih mendekatkan para caleg dengan konstituen di daerah pemilihan masing-masing, FOSPIRA (Forum Aspirasi Rakyat Soppeng) menjalin kerjasama dengan Pemkab Soppeng menggelar hajatan dengan tajuk, “Ketika Kenapa Harus Memilih vs Kenapa Jadi Caleg”

Andi Djuanda selaku penggagas hajatan ini mengatakan, “Fospira sebagai salah satu wadah penampung aspirasi rakyat tergerak untuk ikut serta bersama-sama seluruh komponen masyarakat menyukseskan pemilu yang sebentar lagi akan digelar.”

Ditambahkan lagi, “hajatan ini akan berlangsung di tiap-tiap dapil dengan durasi waktu 120 menit,” ujar mantan bakal calon gubernur ini.

Sambutan serta antusias masyarakat khususnya para caleg sangat positif. Menurut Andi Tenri Bali Mappejanci, “hajatan ini sangat membantu kami mensosialisasikan diri kepada pemilih, ini lebih efektif dibandingkan dengan menebar baliho disetiap sudut-sudut kota,” ujar caleg Partai Patriot dari dapil III ini.

Mekanisme penetapan caleg berdasarkan suara terbanyak juga membuat perubahan cukup signifikan terhadap prilaku para caleg. Hal ini mendorong mereka untuk berlomba-lomba menjual program tanpa harus terikat dengan mekanisme partai masing-masing.

“Fenomena seperti inilah yang membuat Fospira mengambil langkah guna membantu masyarakat untuk dapat memilih wakilnya dengan lebih baik,” tukas Andi Djuanda.

Luar Biasa! DPRD Kabupaten Soppeng Memangkas Anggaran Miliaran Rupiah

In civil society on 18 Februari 2009 at 2:10 am

Peran lembaga legislatif di era reformasi sangatlah penting. Sebagai mitra eksekutif dalam menjalankan roda pembangunan tentunya pengharapan yang tinggi dari masyarakat berada di tangan anggota dewan yang terhormat tersebut.

Hal ini dapat dilihat pada setiap rapat-rapat pembahasan APBD. Tarik menarik antara eksekutif dengan legislatif menunjukkan adanya dinamika positif didalamnya. Inilah hasil dari reformasi yang selama ini kita idam-idamkan.

Harian Fajar
pada halaman Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo) mengangkat judul DPRD memangkas anggaran yang diusulkan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng

Sebagian anggaran mereka dinilai tidak rasional dan kegiatannya tidak jelas.

“Jumlahnya mencapai miliaran rupiah,” ungkap Ketua Komisi B DPRD Soppeng, Nur Naping dalam rapat paripurna lanjutan pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2009 di DPRD Soppeng, senin 16 Februari.

Apakah ini berarti anggota dewan Kabupaten Soppeng sudah bekerja dengan baik?



Entrepreneurship Agricultural

In entrepreneurship on 21 Mei 2008 at 4:18 pm

IKOPIN (Institute Koperasi Indonesia) kerjasama dengan ASEAN-Japan Partnership Project baru-baru ini menggelar pelatihan entrepreneurship agricultural dibawah program strengthening of partnership among Japan and Asean Countries. Jadi Indonesia sebagai tuan rumah yang lebih tepatnya di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.  Acara ini berlangsung dari tanggal 17 – 30 Mei 2008. Yang diikuti delegasi negara-negara Asean (Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Laos, Malaysia, Vietnam, Philippines, Thailand, Vietnam minus Singapore).

Delegasi Indonesia diwakili oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan Provinsi Sulawesi Utara. Masing-masing provinsi melibatkan unsur KUD (Koperasi Unit Desa) di kabupaten setempat. Dalam hal ini untuk Provinsi Sulawesi Selatan diwakili oleh Kabupaten Soppeng dengan Kabupaten Takalar. Sedangkan Provinsi Sulawesi Utara diwakili oleh Kabupaten Minahasa.

Adapun KUD yang mewakili Indonesia adalah KUD Jampu, Soppeng, KUD Peta Beru, Takalar dan KUD Kawangkoan, Minahasa. Adapun unsur peserta adalah pembina dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM serta manager masing-masing KUD.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberi bekal pengetahuan kepada KUD dalam hal bagaimana mengelolah koperasi sehingga menjadi lebih besar dan mempunyai nilai ekonomis tinggi. Semangat entrepreneurship yang dimiliki oleh koperasi perlu terus ditingkatkan guna mengantisipasi era perdagangan bebas yang semakin kompetitif. Diharapkan dengan pelatihan maka koperasi diharapkan mampu menciptakan peluang dan kesempatan dan mengelolah sesuai dengan prinsip-prinsip dasar entrepreneurship.

Pelatihan ini khusus didesain untuk koperasi yang bergerak dalam bidang agricultur se negara-negara Asean. Sehingga mampu meningkatkan keterampilan  dan pengetahuan bagi koperasi khususnya bagi manager agar koperasi dapat berjalan efektif dan menguntungkan.

IKOPIN sebagai organizer berharap pelatihan ini berlangsung dengan sukses. Dan bagi peserta dari Indonesia diharapkan bisa mampu memetik pengalaman dari negara-negara Asean dalam hal mengembangkan perkoperasian mereka.