JK-MEGA KETEMU, SBY MINTA PROMAAG

drug addict

Entah karena apa tiba-tiba SBY pada kunjungan kerjanya di Sulawesi Selatan terkena sakit maag.

Banyak rumor beredar ikhwal sakitnya presiden.


Kondisi politik yang semakin memanas, topik keretakan Demokrat dengan Golkar hingga rumor bahwa SBY tidak enjoy dengan sambutan simpatisan dan kader Partai Demokrat Sulsel yang dianggapnya terlalu over.

Agenda pertemuan JK dengan Mega juga menjadi sasaran berkembangnya rumor tak sedap tentang diri SBY. Sebenarnya Mega dengan PDI Perjuangan telah lama mengincar JK. Buktinya dapat kita lihat dari begitu antusiasnya elit partai menyikapi pecahnya pasangan “Bersama Kita Bisa” ini

Untuk menghindari semakin banyaknya isu-isu menyangkut insiden sakit tersebut, SBY merasa perlu untuk memberi klarifikasi.Yang intinya menegaskan bahwa beliau murni sakit karena nyeri lambung.

Secara umum kita lihat bahwa kedua tokoh nasional ini takkan mungkin lagi bisa berduet pada pilpres yang sebentar lagi akan digelar. Fakta Seputar Retaknya SBY-JK,dan tentunya masih banyak lagi fakta-fakta yang menguatkan bubarnya koalisi tersebut.

Dari awal memang bisa dilihat adanya ketidakcocokan antara keduanya. Beda karakter serta gaya kepemimpinan ibarat air dan minyak. Hanya saja kedua pemimpin tersebut telah memperlihatkan dan membuktikan bahwa perbedaan mendasar tersebut bukan hambatan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Bahkan tak bisa kita pungkiri, kinerja duet SBY-JK lebih smart dan fokus. Meskipun tak bisa dikatakan sempurna.

Justru karena indikasi keberhasilan pemerintahan sekarang yang membuat kedua-duanya tetap menjadi jualan paling laku bagi para politikus. Boleh dikata tak ada satupun bakal capres yang bisa menandingi popularitas dan elektibilitas kedua pemimpin nasional tersebut.