qflee

Timur Pradopo dan Reformasi Kepolisian

In reformasi on 15 Oktober 2010 at 1:10 pm

Calon Kapolri Timur Pradopo berjanji akan meneruskan reformasi di tubuh kepolisian dan melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh para senior-seniornya. Hal ini terungkap pada penyampaian visi misi didepan anggota komisi III DPR RI.

Dibawah kepemimpinan Jendral Bambang Hendarso Danuri, institusi kepolisian selama ini mengalami banyak menerima sorotan miring. Kasus korupsi, isu teroris dan makelar kasus menjadi headline beberapa media. Dan nampaknya sampai berakhir masa jabatan beliau, kasus-kasus tersebut masih menggantung.

Korupsi yang menggerogoti tubuh kepolisian dinilai banyak pihak sudah akut. Dibutuhkan sosok kepemimpinan yang betul-betul kuat untuk membasminya. Kalau beberapa pati ditengarai memiliki rekening gendut, apa mungkin bisa menyelesaikan persoalan korupsi. Mana mungkin sapu kotor dipakai untuk membersihkan???

Isu teroris, sampai sejauh ini kita belum bisa melihat seterang-terangnya ada apa dibalik aksi teror di tanah air selama ini. Alih-alih mengungkap kasus, semua yang “diduga” teroris malah sudah di dor lebih dulu.

Masyarakat hanya bisa menyaksikan kumpulan senjata dan peluru tanpa jelas kepemilikannya. Dan yang sering menjadi pertanyaan, kok tiba-tiba setiap ada periitiwa besar selalu didahului dengan aksi serta ancaman teror.

Teroris menjadi alat untuk pengalihan isu yang lebih besar. Membesar-besarkan aksi teroris ternyata memang ampuh untuk meredam isu-isu lain yang dianggap membahayakan.

Bahkan aksi tembak dulu urusan belakangan menjadi persoalan serius dari sisi hak asasi para korban tersebut. Eksekusi langsung tanpa melalui proses peradilan yang fair dan transparan malah membuat masyarakat semakin mencibir.

Makelar kasus juga lebih banyak mengarah pada pelaku lapis kedua ketiga. The Big Boss masih saja enak menikmati hasil jarahan mereka tanpa bisa tersentuh hukum. Kalau saja rekening gendut para pati itu diungkap ke publik tentu akan berbeda ceritanya.

Bahkan lembaga yang mempunyai kapasitas memantau aliran dana tersebut sudah jelas mengatakan ada keganjalan dari beberapa rekening itu.

Inilah PR terbesar bagi sosok TP dalam memimpin institusi kepolisian nantinya. Reformasi total berarti menutup jalan bagi oknum polisi yang nakal untuk leluasa melakukan kejahatannya. Sebaliknya, jalan terbuka lebar bagi para polisi yang masih memiliki integritas dan moralitas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: