qflee

Korupsi dan Anarkisme Mahasiswa

In korupsi on 11 Desember 2009 at 2:45 am

Gerakan Anti Korupsi di Indonesia tergolong meriah. Pemicunya apalagi kalau bukan rentetan peristiwa dari kasus Cicak vs Buaya hingga kasus Bank Century. Kita tentu tidak berharap gaung gerakan sipil ini hanya berkutat pada dua kasus di atas. Padahal masih banyak kasus-kasus lain yang selama ini masih diselimuti kabut tebal. Diantaranya, dana kampanye partai pada pilpres 2004, yang hingga sekarang gaungnya hilang seiring berjalannya waktu.

Gonjang-ganjing kasus aliran dana nonbudgeter Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) ke sejumlah partai dan tokoh politik peserta Pemilu 2004, terjadi karena menteri ingin membangun relasi politik, dikutip dari Antara News.

Di Makassar malah lebih heboh, aksi anarkis mahasiswa tak terhindarkan. Aksi ini dipicu kekecewaan mahasiswa yang tidak dapat bertemu dengan Gubernur Syahrul Yasin Limpo. Kita semua kaget, ada apa dengan adik-adik mahasiswa Makassar? Akibat tindakan brutal ini, Presiden SBY batal berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Sebaliknya, di Jakarta aksi berlangsung damai. Kekhawatiran dari berbagai pihak akan adanya penyusup yang sengaja mengambil untung tidak terbukti. Apresiasi patut diberikan kepada mereka sebagai penggagas aksi damai tersebut.

Apakah karena konsentrasi petugas hanya pada satu titik sehingga aksi di daerah luput dari pengawasan aparat. Kalau begitu, para penyusup sungguh jeli dengan memanfaatkan kelengahan petugas keamanan.

Aksi demo berbalut anarki dalam setiap gerakan mahasiswa menjadi trend. Lihat saja ekspresi beringas layaknya mereka telah membantai musuh-musuhnya. Dalam hal memperjuangkan kepentingan masyarakat, seyogyanya melalui cara-cara santun. Dengan sendirinya berbuah simpati dari masyarakat itu sendiri. Merusak berbagai fasilitas umum hanya mempertegas gambaran sosok preman dalam diri mahasiswa.

Iklan
  1. Singkat saja, mas, sebagaimana REFORMASI, DEMONSTRASI juga telah kehilangan ROH SUCINYA!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: