qflee

Vaksin Meningitis Haram

In Tak Berkategori on 9 Juni 2009 at 4:03 am

Vaksin meningitis mengandung lemak babi. Apalah istilahnya yang jelas obat yang diwajibkan bagi para jamaah haji sebelum berangkat itu ternyata mengandung zat yang diharamkan. Lantas bagaimana kita menyikapinya? Apakah ini bisa dikategorikan dalam keadaan darurat?

MUI sebagai lembaga yang bertanggung jawab soal haram atau tidak sudah meneliti soal vaksin ini dan memang menemukan adanya zat mengandung babi, terutama pada tahap awal pembuatannya. Walaupun pada hasil akhirnya zat itu sudah tidak ditemukan lagi. Namun MUI pun meminta kejelasan sikap dari pemerintah Arab Saudi atas kasus ini.

Masyarakat tentu sangat mengharapkan pemerintah segera mengambil sikap. Bukan malah sibuk berpolemik.

Sebagai informasi, vaksin meningitis ini adalah vaksin untuk mencegah penyakit radang selaput otak. Entah bagaimana kebijakan ini diberlakukan. Apa karena calon jamaah haji kita memang rawan terkena penyakit tersebut atau tidak. Begitu pun informasi tentang negara mana saja yang memberlakukan aturan ini. Indonesia sendiri memberlakukannya sejak tahun 2002.

Yang menjadi persoalan adalah pihak-pihak yang terkait tidak transparan dalam penggunaan vaksin ini. Bahkan dari awal sebenarnya mereka sudah tahu vaksin ini mengandung lemak bagi tapi bungkam saja.

Barangkali kita perlu belajar dari kejadian yang menimpa ibu Prita Mulyasari. Dimana telah mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya terhadap pelayanan kesehatannya.

Lantas bagaimana sikap pemerintah maupun pihak yang bertanggung jawab jika jamaah haji yang telah divaksin tersebut menuntut atas kelalaian dan pembiaran yang telah dilakukan selama ini ???

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: