qflee

Vandalisme Mahasiswa

In catatan pendek on 5 Juni 2009 at 1:07 am

Tawuran mahasiswa kembali terjadi. Dunia pendidikan kembali tercoreng noda hitam. Aksi tawuran anarkis antara mahasiswa UKI dengan YAI ini seolah menjadi pembenar bahwasannya ada yang salah dalam sistim pendidikan kita. Mereka dididik bukan untuk menjadi preman tapi kenyataannya dunia kampus seperti menjadi sarang preman.

Tindakan mereka tak ubahnya preman kampung. Bertindak emosional sangat jauh dari kesan kaum intelektual. Apa sebenarnya yang mereka cari? Bentuk ekspresi diri tapi caranya norak dan tak bermoral. Inilah produk pendidikan yang salah urus. Dimana keberhasilan seorang anak didik dilihat pada ijazah semata. Padahal jenjang pendidikan bukan hanya sebatas ujian dan lulus atau tidak. Perilaku, watak, kepribadian menjadi faktor pelengkap semata.

Tindakan tegas aparat keamanan memang sangat diperlukan dalam menangani aksi anarkis mahasiswa tersebut. Selama ini kita tidak pernah mendengar oknum preman yang berlindung dibalik kampus ini dihukum seberat-beratnya. Begitu pula dengan pihak universitas, mereka tidak boleh main-main dengan kasus tersebut. Tindakan vandalisme tidak boleh dibiarkan berkembang biak di dunia kampus serta bersemayam dalam diri para generasi penerus bangsa ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: