qflee

Capres Jualan Kecap

In catatan pendek on 25 Mei 2009 at 4:45 am

Saling klaim atas keberhasilan serta saling tuding jika tidak berhasil adalah fenomena biasa jelang pilpres. Semua merasa diri paling baik,sempurna dan berkompeten untuk dipilih. Yang lainnya tidak memenuhi kriteria dan sepantasnya jangan dipilih.

Penjualan citra diri melebihi cara penjualan produk-produk rumah tangga. Minyak goreng terbaik, kecap nomor satu dan lain sebagainya. Ongkos yang dikeluarkan pun tak tanggung-tanggung, dengan satu tujuan bagaimana bisa meraih simpati masyarakat sehingga mereka bisa dipilih.

Dengan model pencitraan seperti ini para kandidat tampil bak Sinterklas, datang dengan membagi-bagikan hadiah pada anak-anak kecil. Masyarakat (pemilih) juga tak kalah hebohnya. Walaupun mereka tahu ini hanyalah angin surga toh mereka juga senang dibohongi. Bahkan lebih tragisnya mereka mau saja menukar suara hanya dengan uang 50 ribu. Astaga!

Iklan
  1. ya Allah,,,jadikanlah NEgeriku indonesia ini sebagai negara yang aman tentram dan jauh dari perselisihan…
    dari pada saling menghina merebut kekuasaan bi baik saling mendukung dan saling menghargai. apa si yg di cari,,,

  2. Artinya slogan siap menang siap kalah harus diimplementasikan. Jangan cuma di bibir saja. 🙂 iya kan mas?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: