qflee

Ketoprak Politik

In catatan pendek on 23 Mei 2009 at 1:51 pm

Bingung memilih diantara beberapa pilihan akhir-akhir ini sepertinya telah menghinggapi benak rakyat. Gempuran iklan serta slogan yang memberi angin surga bagi mereka yang selama ini telah terhimpit sekian banyak persoalan hidup. Mulai dari problem pekerjaan, peluang usaha, kesehatan serta pendidikan anak-anak telah menjadi momok yang sangat menakutkan.

Tak heran pula pertunjukan ketoprak politik menjadi saluran pelampiasan “amarah” akan situasi dimana ketidakadilan masih jauh bagaikan pungguk merindukan bulan. Adu argumen, bersilat lidah sudah menjadi santapan sehari-hari. Tak jelas ujung pangkalnya, semuanya berteriak atas nama rakyat dan membela kepentingan rakyat. Namun kenyataannya yang dibela mati-matian adalah kepentingan diri sendiri, kelompok mereka sendiri dan konco-konco mereka sendiri. Rakyat hanya menjadi stempel legalitas untuk mendapatkan kekuasaan untuk menghisap habis semua sumber daya alam Indonesia hingga kering kerontang.

Masih adakah harapan yang bisa digantungkan? Kepada siapa rakyat bisa mengadu? Berkaca pada pileg barusan sungguh sangat vulgar kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh mereka-mereka yang katanya “terhormat”. Jadi apa lagi yang bisa kita harapkan kepada mereka yang telah membeli suara rakyat. Dan bagi rakyat, apalagi yang mereka bisa tuntut jika mereka telah menggadaikan sendiri suaranya selama ini.

Akankah ajang pilpres akan menjadi arena pertukaran kehormatan serta harga diri dengan gemerincing uang serta kilauan kekuasaan semata?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: