qflee

Demokrasi Dibungkus Anarkisme

In demokrasi on 6 Februari 2009 at 4:23 am

Insiden yang menewaskan Ketua DPRD Sumut menghentak kita semua. Inikah bentuk demokrasi yang kita telah bangun?

Penyampaian aspirasi serta tuntutan akan hak ternyata menjadi alasan pembenar untuk merampas hak orang lain. Anarkisme telah menjadi simbol dari demokrasi.

Lantas bagaimana nasib pemilu yang sebentar lagi akan digelar? Membayangkannya saja sudah membuat merinding.

Insiden tersebut hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Bahwasannya demokrasi bukan berarti tanpa rambu-rambu. Saling menghargai perbedaan pendapat adalah mutlak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: