qflee

Gus Dur

In catatan pendek on 9 Juli 2008 at 8:29 am

Hari ini saya membaca sebuah tulisan atau tepatnya hasil wawancara (maaf saya lupa siapa penulisnya) dari mantan presiden KH. Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Dur. Judulnya pun takkalah menariknya “Kristen dan Yahudi Bukan Kafir” (maaf lagi kalau keliru).

Yang penting digaribawahi adalah figur atau sosok Gus Dur bukanlah sembarangan. Beliau adalah tokoh kelas dunia. Gagasan atau lontaran pemikiran yang sering diucapkan terkadang dianggap nyeleneh. Begitupun dengan hasil wawancara beliau tersebut.

Kalau kita mau melihat lebih jauh dari komentar Gus Dur sebenarnya ada hal yang paling esensial yang selama ini konsisten diperjuangkan oleh beliau.

Dan inilah salah satu nilai lebih dari sosok seperti Gus Dur. Konsisten terhadap toleransi keberagaman umat yang kontradiksi dengan latar belakang beliau sebagai salah satu pemimpin umat terbesar di Indonesia (NU).

Saya tidak ingin terlibat lebih jauh dalam menilai sosok Gus Dur dikaitkan dengan wawancara tersebut.  Namun saya hanya ingin menambahkan bahwa dalam hal menilai kadar ke-Islaman (kafir atau tidak) seseorang atau individu bukan dilihat dari segi “kulitnya” saja. Dan yang paling penting adalah jangan menjadikan penilaian-penilaian yang  bersifat normatif tersebut menjadi alasan pembenar untuk melemahkan sendi-sendi toleransi dalam beragama khususnya di tanah air tercinta ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: