qflee

Eureka Reformasi !

In Tak Berkategori on 2 Mei 2008 at 7:45 am

Sandiwara dunia yang tak pernah habis ceritanya. Episode demi episode terus berlanjut dan semakin menyihir pemirsanya. Peran dan tokoh boleh saja berganti namun adegan-adegannya tetap sama, penuh dengan intrik, tipu muslihat, politicking dan tak ketinggalan dengan sang tokoh penyelamat yang berani menentang arus dan memberi harapan serta angan-angan yang serba kamuflase.

Begitulah gambaran sekilias perjalanan bangsa ini dalam menapak tujuan hakiki reformasi. Belum ada satupun adegan yang kita tonton mampu memberi jaminan bahwa makna dari reformasi yang sesungguhnya telah berada pada jalur yang benar.

Kebablasan dalam menyikapi reformasi justru lebih dominan. Euforia ini melanda hampir setiap lini dalam elemen masyarakat. Lihat saja demo-demo di jalan, menjadi beringas dan anarkis.

Apa yang menjadi latar belakang dari munculnya euforia tersebut tidak lain karena pola pikir yang sempit. Konsistensi dalam perjuangan tidak ada dan cenderung cengeng. Lihatlah betapa lemahnya kita sebagai bangsa dalam menghadapi hantaman globalisasi. Dari sekian banyak krisis yang melanda negeri ini tak satupun bisa kita ambil hikmahnya. Kecenderungan untuk saling menyalahkan satu sama lain, mencari kambing hitam. Padahal seyogyanya pelajaran ini menjadi pengalaman berharga bagi kita.

Selain itu, watak dan kepribadian kita yang telah lama dinina bobokkan juga turut mempengaruhi. Isu-isu dari luar yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan kepentingan bangsa dan negara justru disikapi secara over acting. Bahkan hal ini menjadi semacam permainan baru bagi elite-elite politik untuk mengeruk keuntungan sesaat.

Dua hal tersebut perlu mendapat perhatian khusus dalam menanganinya. Restrukturisasi pola pikir menjadi wawasan kebangsaan yang luas dan kuat serta canggih. Luas dalam arti semua lapisan mampu mengemban amanah ini, kuat berarti tahan terhadap segala macam ronrongan globalisasi serta canggih berarti tidak lekang oleh zaman. Artinya mampu beradaptasi ditengah-tengah arus perubahan yang semakin cepat dan modern.

Pembentukan watak dan kepribadian bangsa yang tidak lepas dari identitas bangsa. Bukan dengan mengadopsi budaya dan karakter bangsa lain. Tetapi kekayaan budaya dan karakter bangsa yang diwariskan oleh nenek moyang kita perlu digali terus dan dilestarikan.

Dua hal yang krusial tadi bisa menjadi pilar yang tangguh bagi bangsa dan negara dalam menghadapi era yang semakin kompetitif. Euforia reformasi yang maknanya selalu berkonotasi negatif bisa tereleminir. Bahkan arti sesungguhnya dari reformasi tersebut dapat kita pahami, renungkan dan aplikasikan secara utuh dan bertanggung jawab menuju masyarakat Indonesia yang adil, makmur, aman dan sentosa. Sehingga kita dapat berteriak lantang mengatakan Eureka Reformasi !

Iklan
  1. seharusnya kalau kita melakukan demo harus sesuai aturan yang berlaku. Berorasi dan mengemukan pendapat lah tapi tertib,sopan dan jangan sekali melakukan perbuatan anarkis yang tak arti sama sekali. Perbuatan anarkis akan menimbulkan kerugian bagi kita dan orang banyak. dan kalau tertib melakukan demo kan enak dilihat dan dapat menjadi contoh dari tegaknya reformasi di Indonesia.

  2. Saya setuju sekali, menyampaikan pendapat harus tetap menghargai hak2 orang lain. Trims komentarnya. Salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: